Nazarudin Kiemas Ajak Masyarakat Talang Kelapa Hargai Pancasila dan Kebhinekaan

Banyuasin, Detik Sumsel – Dalam rangka memberikan kesadaran terhadap masyarakat terkait pentingnya 4 pilar Bangsa Indonesia Ir. H. Nazarudin Kiemas MM anggota DPR RI bersama H. Askolani SH MH Wakil Ketua DPRD Banyuasin mengadakan kegiatan bincang khusus atau Rapat Dengar Pendapat 4 Pilar Kebangsaan dengan masyarakat se Talang Kelapa Kab. Banyuasin. Acara yang bertemakan Pancasila Sebagai Dasar Negara, Ideologi Bangsa dan Negara ini di laksanakan di kediaman H. Askolani SH MH di Jl. Camat I Kelurahan Sukajadi Kecamatan Talang Kelapa Kab. Banyuasin Senin (8/5). Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Rw 18, Pengurus PAC, DPC, Anak Ranting PDIP Perjuangan dan Satgas.

H. Askolani SH MH dalam sambutannya mengucapkan Terimakasih kepada seluruh masyarakat yang telah menyempatkan hadir dalam acara ini semoga acaranya bisa bermanfaat nantinya. “Mudah-mudahan dengan begini makin meningkatkan tali silaturahmi kita dengan Anggota MPR RI / DPR RI bapak Nazarudin Kiemas yang kita ketahui selama ini dan punya nilai untuk Banyuasin Bangkit kedepannya bisa lebih baik,” ujarnya.

Sementara, Ir. H. Nazarudin Kiemas, MM Anggota MPR RI/DPR RI mengatakan di mana melihat kondisi Indonesia sejak orba ke repormasi terjadi perubahan drastis pemikiran mulai dari bicara maupun tindakan. “Demokrasi saat ini kebablasan orang se enaknya saja bicara memprovokasi dan mencoreng Demokrasi itu sendiri,” katanya saat menyampaikan materinya kepada masyarakat.

Padahal semua ada tata kramanya, lanjut Dia, akibarnya rakyat jadi terombang ambing di buatnya. “Saya minta kita tidak bisa diam kita hadapi mereka yang mencoreng demokrasi. Karena dulunya terbentuknya Pancasila itu pendapat antara Kaum Nasionalis yang menerima Agama, dan Kaum Agama yang menerima Nasionalis, tidak bisa di rubah seenaknya saja, tidak bisa kitab suci kita bandingkan dengan Pancasila, sama saja kita merendahkan kitab suci,” ujar dia.

Anggota DPR RI Komisi 7 yang menangani tentang Energi Sumber Daya Mineral ini juga menambahkan dengan adanya Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika seluruh masyarakat di persatukan. “Marilah sama-sama kita diam dan tidak mudah terprovokasi dengan keadaan yang sedang rame saat ini. Kita tidak perlu lawan dengan perlawanan fisik cukup kita sikapi dengan bijak, kita katakan saja dengan lantang terhadap mereka negara kita Pancasila dengan Bhineka Tunggal Ika, dan menghargai adanya perbedaan,” tandasnya.(Bra)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*